Minggu, 12 November 2017

TULISAN



KPK Panggil Setya Novanto Terkait Korupsi E-KTP Besok

Liputan6.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memanggil Ketua DPR Setya Novanto sebagai saksi dalam kasus korupsi e-KTP. Pemeriksaan terhadap Novanto sebagai saksi untuk tersangka Direktur Utama PT Quadra Solition Anang Sugiana Sudihardjo dijadwalkan Senin, 13 November 2017 besok.
"Ya benar, surat panggilan sudah kami sampaikan untuk jadwal pemeriksaan sebagai saksi untuk tersangka ASS (Anang Sugiana Sudihardjo), Senin, 13 November 2017," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Minggu (12/11/2017).
Dia mengatakan, pemanggilan kepada Setya Novanto sebagai saksi untuk Anang tersebut, dibutuhkan pasca-penahanan terhadap Anang beberapa hari lalu.
"Setelah penahanan ASS, penyidik masih perlu lakukan pemeriksaan intensif untuk tersangka ASS tersebut," imbuh Febri.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar itu juga sudah pernah dipanggil sebagai saksi untuk Anang, pada 30 Oktober 2017 dan 6 November 3017. Namun, saat itu Novanto mangkir dari panggilan KPK.
Sebelumnya, usai diperiksa oleh penyidik pada Kamis, 9 November 2017, Anang yang merupakan tersangka kelima kasus e-KTP langsung ditahan oleh KPK. Anang ditahan di Rutan Guntur selama 20 hari kemudian.
Pada proyek e-KTP, PT Quadra Solution yang dipimpin Anang merupakan salah satu perusahaan yang ikut dalam konsorsium PNRI. PNRI merupakan pemenang lelang proyek senilai Rp 5,9 triliun.

Rugikan Negara Rp 2,3 Triliun

Anang merupakan tersangka kelima kasus korupsi proyek pengadaan kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP.
Sebelumnya, dua mantan pejabat Ditjen Dukcapil Kemendagri Irman dan Sugiharto telah divonis tujuh dan lima tahun penjara.
Majelis Hakim Pengadilan Tipikor menyatakan, keduanya terbukti korupsi yang merugikan negara hingga Rp 2,3 triliun. Korupsi oleh Irman dan Sugiharto itu dilakukan secara bersama-sama dengan Andi Narogong, Direktur Perum PNRI Isnu Edhi Wijaya, Sekjen Kemendagri Diah Anggraini, dan Ketua DPR Setya Novanto.

sumber:  http://news.liputan6.com/read/3159992/kpk-panggil-setya-novanto-terkait-korupsi-e-ktp-besok







Badai Matahari Tanda Nibiru Penyebab Kiamat Mendekati Bumi?

Liputan6.com, New York - Space Weather Prediction Center Amerika Serikat mengatakan bahwa badai Matahari sedang menuju ke Bumi.
Badai tersebut disebabkan oleh plasma panas yang dimuntahkan dari Matahari dan meninggalkan lubang raksasa di korona, atmosfer bagian atas Matahari.
Badai Matahari disebabkan saat garis medan magnet Matahari terbuka. Hal tersebut memungkinkan plasma panas tumpah ke ruang angkasa dan mengirimkan ledakan angin Matahari yang intens.
Begitu mencapai Bumi, partikel bermuatan akan mengalir deras di sepanjang garis medan magnet menuju kutub.
Dikutip dari International Business Times, Sabtu (11/11/2017), partikel tersebut pun meremajakan molekul udara, memicu munculnya aurora. Namun, saat intensitas badai meningkat, peralatan listrik, satelit, dan peralatan radio dapat terpengaruh oleh muatan partikel badai tersebut.
Meski peristiwa tersebut merupakan fenomena alamiah, sejumlah pencetus teori konspirasi mengklaim bahwa badai Matahari yang terjadi baru-baru ini merupakan salah satu tanda dari hadirnya Nibiru.
Mereka yang meyakini adanya Nibiru mengklaim, planet tersebut berada di dalam sistem surya mini yang berada di tepi tata surya.
Mereka percaya bahwa sistem tersebut akan bergerak ke dalam sistem tata surya. Saat Nibiru atau Planet X melintasi Bumi, hal itu diyakini akan menjadi akhir kehidupan.
Planet X disebut-sebut akan mendekati Bumi antara tanggal 19 dan 20 November 2017. Mereka pun sangat percaya bahwa badai Matahari tersebut menjadi pertanda bahwa Nibiru telah mengorbit dekat dengan planet kita.
Hal tersebut disebutkan oleh pencetus teori konspirasi Nibiru, David Meade, dalam situsnya.
"Bagaimana jika suar surya (sunflare) X-60 melompat dari Matahari saat Planet X mendekat? Semburan massa koronal (CME) mengarah langsung ke Bumi. Apa yang akan terjadi? Seberapa banyak peringatan yang kita miliki?"
Dia juga memperingatkan bahwa badai Matahari yang kuat bisa menjadi sinyal mendekatnya Nibiru.
"Sinar X bergerak dengan kecepatan cahaya dan akan mencapai permukaan bumi dalam delapan menit," tulis dia.
Namun, NASA mengatakan bahwa tidak ada hubungan antara Nibiru dan badai matahari.

sumber:http://global.liputan6.com/read/3159418/badai-matahari-tanda-nibiru-penyebab-kiamat-mendekati-bumi 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar